Jangan ngaku pecinta sepakbola dengan wawasan luas kalau belum coba permainan ini, ayo Buktikan!!!
Kalahkan rekor waktu tercepatmu sendiri, agar tahu seberapa cerdas anda!
CARI BOLA adalah permainan mencari kata-kata seputar sepakbola Indonesia maupun Dunia. CARI BOLA terdiri dari beberapa kategori, pada versi 1.0 ini kita akan dberikan pilihan 9 kategori yang berbeda. CARI BOLA saat ini hanya dapat dimainkan pada platform Android.
Ayo buruan ajak teman-teman kamu untuk bermain bersama, buktikan seberapa cerdas kalian.
Permainan ini dapat didownload dengan cara menekan tombol download dibawah.
Wednesday, 22 November 2017
Friday, 24 February 2017
Cara Mengcopy Artikel Yang Terkunci
Hey, Guys! Kabar baik nih bagi kalian semua yang hobiya copy paste tugas di internet, tetapi artikel yang ingin anda copy dikunci oleh pemilik blog. Wah... gimana nih!? Tenang saja, disini MUHARAM akan berbagi tips bagaimana caranya mengcopy artikel yang telah terkunci. Mau tau caranya? Cekidot...
Pertama, yang harus anda lakukan adalah membuka setting google chrome.
Selanjutnya, pada kolom JavaScript ubah pilihan "Allow all sites to run JavaScript" menjadi "Do not allow any site to run Javascript", lalu klik Done.
Terakhir, refresh situs yang ingin anda copy artikelnya tadi.
Terima Kasih, semoga bermanfaat.
Pertama, yang harus anda lakukan adalah membuka setting google chrome.
Kedua, klik content setting.
Selanjutnya, pada kolom JavaScript ubah pilihan "Allow all sites to run JavaScript" menjadi "Do not allow any site to run Javascript", lalu klik Done.
Terakhir, refresh situs yang ingin anda copy artikelnya tadi.
Terima Kasih, semoga bermanfaat.
Tuesday, 21 February 2017
Jangan Pernah Menghina Orang Lain
Kemarin,
gue bersama 2 temen gue nongkrong di salah satu tempat ngopi di kota
Yogyakarta. Tiba-tiba gue gak sengaja ngeliat seseorang yang mirip temen gue
ketika masa kecil dulu. Tanpa pikir panjang, gue langsung deketin orang itu.
Ternyata benar, dia adalah temen gue ketika masih kecil dulu, emang sih umur
dia lebih tua 4 tahun dari gue. Gue ajak dia buat gabung nongkrong bareng gue.
Kita bernostalgia membahas masa kecil kita. Kita bercanda, tertawa bersama
mengingat masa-masa kecil dia yang suram. Disaat kami sedang asik ngobrol,
tiba-tiba gue memotong pembicaraan dan bertanya kepada dia, “By the way,
sekarang lu tinggal dimana?”. Dia pun menjawab, “Gue tinggal di ruko nih”.
Setelah mendengar jawaban dari temen gue, gue dan 2 temen gue pun langsung tertawa
terbahak-bahak dan saling berbisik, “Palingan sekarang dia jadi gembel,
gara-gara gak punya uang jadi tidurnya didepan ruko beralaskan koran bekas”.
Temen gue yang melihat kami sedang tertawa terbahak-bahak setelah mendengar
jawabannya langsung meninggalkan kami bertiga karena merasa tersinggung.
Seminggu
kemudian, gue bersama 2 temen gue sedang mengerjakan tugas kuliah menggunakan
laptop, tiba-tiba laptop gue mati. Temen gue pun menyarankan gue untuk
memperbaiki laptop di tempat servis terbaik yang pernah ia datangi. Tanpa pikir
panjang, gue langsung membawa laptop gue ke tempat servis yang disarankan temen
gue. Tempat servis laptop yang gue datangi tersebut berwujud ruko 3 lantai yang
sangat luas, disana juga menjual berbagai macam merk laptop ternama, dan disana
juga banyak sekali pegawainya. Setelah laptop gue selesai diperbaiki, gue
langsung buru-buru pulang untuk melanjutkan tugas kuliah gue. Disaat gue mau
pulang, gue bertemu lagi dengan temen masa kecil gue yang kami tertawakan
ditempat nongkrong minggu lalu. Gue pun bertanya, “Ngapain lu disini?”. Dia pun
menjawab, “Ya gue mau pulang kerumah sekaligus kantor gue”. Dengan sedikit rasa
takut, gue kembali bertanya, “Maksud kamu, ini rumahmu?”. Dia pun kembali
menjawab, “Iya rumah gue ada di lantai 3, tempat servis yang ada di lantai 2
itu milik gue, laptop-laptop yang dijual di lantai 1 itu juga milik gue, dan
semua pegawai yang ada disini adalah pegawai gue. Emang kenapa”. Dengan penuh
rasa malu gue dan temen-temen gue pun meminta maaf kepada temen masa kecil gue
itu, kami menyesal telah menilaimu sebelah mata.
Jadi buat
pembaca gue yang bijak, buanglah jauh-jauh kebiasaan menilai seseorang sebelah
mata. Jangan pernah menghina orang lain, karena kita tidak tahu masa depan
seseorang itu bakal seperti apa. Berbuat baiklah terhadap sesama manusia, siapa
tahu dialah orang yang bisa membantu kita ketika sulit nanti.
Monday, 20 February 2017
Cerita Unik Dibalik Peresmian AMIKOM Menjadi Universitas
Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 14 Februari 2017, melalui Surat Nomor: 99/KPT/I/2017 tanggal 20 Januari 2017, STMIK Amikom Yogyakarta meresmikan perubahan statusnya menjadi Universitas Amikom Yogyakarta, peresmian tersebut dilangsungkan di Ruang Cinema Amikom Yogyakarta.
Seiring dengan berubahnya status tersebut, Universitas Amikom Yogyakarta akan memiliki 16 program studi, yaitu S2 Teknik Informatika, S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, S1 Teknologi Informasi, S1 Teknik Komputer, S1 Arsitektur, S1 Geografi, S1 Perencanaan Wilayah dan Tata Kota, S1 Ekonomi, S1 Akuntansi, S1 Kewirausahaan, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Hubungan Internasional, S1 Ilmu Pemerintahan, D3 Teknik Informatika, D3 Manajemen Informatika.
"Amikom dulu semboyannya tempat kuliah orang berdasi kini menjadi Universitas Amikom taman ekonomi kreatif, ituah semboyan kami yang mudah-mudahan Amikom bisa menjadi seperti yang diinginkan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam meningkatkan daya saing bangsa" ujar M. Suyanto, Rektor Universitas Amikom Yogyakarta.
Namun, ada cerita menarik yang terjadi ketika STMIK Amikom Yogyakarta diresmikan menjadi Universitas Amikom Yogyakarta. Yaitu respon mahasiswa Universitas Amikom dalam perbincangan di media sosial maupun tatap muka namun dalam bentuk candaan.
Respon mahasiswa Amikom pun ada yang berkata "Sebagai bentuk rasa syukur, alangkah baiknya skripsi tahun ini ditiadakan", "Wihhh... ada prodi akuntansi nih, pasti banyak ceweknya, kampus gak gersang lagi", "Yahh semboyan kita ganti. Kalo dulu kita harus selalu bawa dasi, mungkin besok kita disuruh bawa taman", "Alhamdulillah deh kalo udah jadi universitas, asal harga makanan di kantin jangan naik aja :(", "Waduhh kita gak bisa jadi primadona lagi kerena tahun depan saingan kita tambah banyak dari prodi akuntansi dan ekonomi :(" udah ketahuan yang ngomong ini pasti cewek hehe.
Seiring dengan berubahnya status tersebut, Universitas Amikom Yogyakarta akan memiliki 16 program studi, yaitu S2 Teknik Informatika, S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, S1 Teknologi Informasi, S1 Teknik Komputer, S1 Arsitektur, S1 Geografi, S1 Perencanaan Wilayah dan Tata Kota, S1 Ekonomi, S1 Akuntansi, S1 Kewirausahaan, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Hubungan Internasional, S1 Ilmu Pemerintahan, D3 Teknik Informatika, D3 Manajemen Informatika.
"Amikom dulu semboyannya tempat kuliah orang berdasi kini menjadi Universitas Amikom taman ekonomi kreatif, ituah semboyan kami yang mudah-mudahan Amikom bisa menjadi seperti yang diinginkan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam meningkatkan daya saing bangsa" ujar M. Suyanto, Rektor Universitas Amikom Yogyakarta.
Namun, ada cerita menarik yang terjadi ketika STMIK Amikom Yogyakarta diresmikan menjadi Universitas Amikom Yogyakarta. Yaitu respon mahasiswa Universitas Amikom dalam perbincangan di media sosial maupun tatap muka namun dalam bentuk candaan.
Respon mahasiswa Amikom pun ada yang berkata "Sebagai bentuk rasa syukur, alangkah baiknya skripsi tahun ini ditiadakan", "Wihhh... ada prodi akuntansi nih, pasti banyak ceweknya, kampus gak gersang lagi", "Yahh semboyan kita ganti. Kalo dulu kita harus selalu bawa dasi, mungkin besok kita disuruh bawa taman", "Alhamdulillah deh kalo udah jadi universitas, asal harga makanan di kantin jangan naik aja :(", "Waduhh kita gak bisa jadi primadona lagi kerena tahun depan saingan kita tambah banyak dari prodi akuntansi dan ekonomi :(" udah ketahuan yang ngomong ini pasti cewek hehe.
Saturday, 18 February 2017
Han2 Project: Sales Motor
Sebagai sales atau pebisnis pastinya harus memiliki jiwa entrepreneurship. Di Universitas Amikom, kita bakal diajarkan semua cara-cara menjadi pebisnis sukses sejak dini.
Labels:
video
Subscribe to:
Posts (Atom)




